Thursday, December 23, 2010

Thursday, August 5, 2010

KORUPSI

Aku teriakan kata KORUPSI

Memaki dan mencaci

Budaya yang menjalar sampai urat nadi

yang diresapi saat tak sadarkan diri

Bagai jantung berdetak tak henti

bagai waktu berjalan setiap detik

Semua mencaci, semua memaki

semua menghakimi..

di depan cermin..

Original post was May 2nd, 2007 on http://dhede-7.blog.friendster.com/

Wednesday, June 16, 2010

Setengah-setengah dan bukan satu-satu

Saat itu mataku terbuka,
Aku lihat itu...
Aku lihat semua yang kau perbuat,
dan kau jadikan aku rabun...

Kau lupa, telingaku masih dapat mendengar,
Jernih dan jelas seperti mata air...
Aku dengar semua yang kau katakan,
dan kau jadikan aku setengah tuli...

Dan ketika tangan ini terus membantu,
Cekatan tak kenal lelah...
Aku lakukan semua untuk mu,
dan akupun, kau ciderai satu lengan...

Tertinggal kedua kaki menapak tegap,
yang tetap bergerak dengan kepala tengadah...
Memastikan kujalani semua tepaan hidup,
Meski kau ambil setengah-setengah dan bukan satu-satu dari badanku...

Wednesday, February 3, 2010

Kata-katamu

Katamu...
hapus kabut gorong-gorong
tempat kami bersemayam bersama bau

Katamu...
tegakkan kepala untuk bergerak
teriak kebebasan hingga berdahak

Tapi kata-katamu itu...
bagai pecun mulut bergincu
merona warna berbentuk palsu

tak beda dengan semir sepatu
hanya mengkilat
untuk sesaat!

Saturday, January 16, 2010

Dimana

Dimana angka 1 'tuk hitung satu persatu..
Dimana huruf a 'tuk rangkai aksara..
Dimana kata untuk berkata..

Rasanya ada... namun terasa dimana?

Rasa ini

Iris nadiku dengan belati
Mandikan dengan melati
Tak'kan terasa meski setitik
Rasa ini telah mati