
Saturday, October 31, 2009
Harapan

Tuesday, October 27, 2009
Terpaku
Bergerak dalam ruang waktu
Jeruji udara tuk hirup dalam hampa
Dalam derak dentingan jarum jam
Dalam putaran angka yang membeku
Asah otak dalam lembar kertas yang terbatas
Menggores garisan dengan pena tak bertinta
Ingin merobek, namun tak kuasa pertahanan diri
Ingin membuang, namun tak ingin siakan hari
Sia Sia
Jarum-jarum langit menusuki badan
Kala kau lari mencari tepian
Kemana ingin sembunyi…
Bumi berdansa goyang cha cha cha
Kala kau termenung sendiri
Apa yang kau hindari…
Angkasa bermain musik diiringi kilatan
Kala kau asik bermain kata..
Yang diakhiri oleh sebuah tanya
Sia-sia sembunyikan takut dibawah langit
Tak perlu tepiskan asa yang ditelan Bumi
Karena angkasa terlalu luas untuk kau pahami
Dan ’Mengapa’ adalah jawaban yang dibawa angin
Buku Cinderella
Buku Cinderella itu masih tersimpan di rak buku
Kala suatu waktu aku mencari barang lain, namun yang ku dapat adalah buku Cinderella itu..
Buku yang tak pernah kau tahu…
Yang ku tulis sejumlah puisi tanpa ragu..
Ah, dalam perahu kertas-nya, Dee menulis ”Kenangan adalah hantu di sudut pikir”
Dan yang kulakukan adalah tanpa berpikir
Jemari ini ingin menari dalam baris-baris kertas
Tuk tuliskan kata-kata dalam bahasa yang tak mengenal batas…
Ah, mengapa semua terlintas lagi
saat rintik hujan telah membasahi
dan air muka telah tersapu kering
Buku Cinderella… seakan memanggil…
Saturday, September 19, 2009
Berita Hari ini
- Massa prochina kecam keunjungan Dalai Lama ke Taiwan
- Bom bunuh diri tewaskan 4 orang di Irak
- Madrid siapan 60 juta euro utk membeli Ribery
- Yaman gelar serangan udara ke benteng gerilyawan
- WHO: 40% korban tewas flu babi adalah orang dewasa sehat
- Hamis Karzai unggul sementara dalam pilpres Afganistan
- Iran klaim program nuklir di negaranya membawa misi damai
- Menakertrans: Perusahaan wajib memberi THR
- PM Italia gugat media mengenai skandal seks
- Satu orang pusing baca running text sambil nonton sinetron
- ....
- ...
- ..
- .
Sunday, August 16, 2009
Indonesia: aku dan kamu
Kau bilang Indonesia berragam budaya,
Tapi kau biarkan karya negeri diambil...
Kekayaan alam membuatmu bangga
Kemudian kau permalukan dengan membiarkannya rusak...
Cerita sejarah terlalu manis untuk kau dibingkai
Namun kau acuh dengan peninggalan berbentuk batu..
Untuk apa berkata bila hanya postcard yang pernah kau lihat
Atau berbangga ketika kasus pencurian budaya diangkat dalam berita dunia
Untuk apa bercerita tentang Holland yang maju karena penjajahan di negeri
Atau bersikap nasionalis hanya dan bila berada diantara para western
Pertanyaan tokoh sejarah hanya dapat dijawab lewat googling
Kekayaan alam hanya dapat dikaitkan dengan bisnis
Karena pikirmu Indonesia hanya di kota metropolitan
Jelas…
Semuanya dengan tanya
Semuanya sudah dipersiapkan..
Dan semua persiapan telah digagalkan oleh kata tertunda..
Rasionalisasi kah? Atau fakta bicara atas nama realitas?
Semuanya harus disusun lagi..
Dan semua diawali dengan angka 0 untuk memulai
Keinginan kah? Atau kewajiban hidup yang harus dijalani?
Semuanya perlu mencari fondasi..
Dan semua membutuhkan waktu tuk jalani lagi
Kesia-siaan kah? Atau menambah kekayaan makna diri?